SEDANG BERLANGSUNG :
***************************************************************
DIKLAT FUNGSIONAL SURTA TINGKAT AHLI DAN TERAMPIL periode 18 s.d 29 APRIL 2016
***************************************************************
INFORMASI LEBIH LANJUT TENTANG DIKLAT GEOSPASIAL BIG, SILAHKAN HUBUNGI 021.8754601 & 081219296777
***************************************************************

Jumat, 22 April 2016

Ada 57 Ribu PNS di Indonesia Statusnya 'Misterius'

Badan Kepegawaian Negara (BKN) menemukan 57 ribu pegawai negeri sipil (PNS) di Indonesia yang statusnya 'misterius'. BKN mengingatkan kepada seluruh pemerintah daerah (Pemda) tingkat provinsi, kota dan kabupaten di Indonesia segera mengecek kembali PNS yang aktif atau tidak di lingkungan kerjanya. 

Tentu saja perlu dihindari potensi kerugian negara gara-gara uang gaji tetap mengalir kepada PNS 'misterius' itu.

"Kami kan maunya enggak ada uang yang hilang," kata Kepala BKN Bima Haria Wibisana usai menghadiriacara pameran dan seminar Self Leadership and Cyber Government On HRD yang digelar Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemprov Jabar di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (20/4/2016).

Bima menegaskan, pihaknya segera mencari tahu apakah para PNS 'misterius' itu tetap menerima gaji atau tidak hingga kini. Sebagai langkah antisipasi, BKN sudah memblokir data 57 ribu PNS 'misterius'. Namun status mereka, sambung Bima, masih tercatat dalam database BKN. 

Jumat, 08 Mei 2015

Jabatan Fungsional Surveyor Pemetaan Sebagai Peluang Karier Bagi PNS

Semarang, - Jabatan karier Pegawai Negeri Sipil diperoleh dengan menduduki jabatan struktural dan jabatan fungsional setelah memenuhi syarat tertentu. Jabatan struktural akan memimpin satuan organiasi Negara dan lebih bersinggungan dengan hal managerial dan Leadershipsedangkan jabatan fungsional lebih dinamis, menuntut kemandirian tinggi, sistem kenaikan pangkat dan jabatan yang sistematis, periodik dan berkelanjutan. Tujuan penetapan jabatan fungsional adalah untuk meningkatkan produktivitas kerja PNS dan unit kerjanya, meningkatkan karier PNS, dan meningkatkan profesionalisme PNS. Pengembangan jabatan fungsionalakan membawa konsekuensi organisasi menjadi sederhana (flat) dengan mengedepankan jabatan fungsional serta berkurangnya jabatan struktural, sehingga diperlukan alternatif karier yang menjanjikan bagi PNS.

Rumpun jabatan fungsional di Indonesia terdapat lebih dari 100 varian dimana salah satunya Jabatan Fungsional Surveyor Pemetaan. Jabatan ini hanya dapat diduduki oleh seorang yang telah berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil yang diberi tugas, wewenang, tanggung-jawab dan hak secara penuh oleh Pejabat yang berwenang untuk melakukan kegiatan survei dan pemetaan.

Senin, 23 Maret 2015

Diklat SIG Tingkat Dasar 16 s.d 27 Maret 2015


Pembukaan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Sistem Informasi Geografis (SIG) Tingkat Dasar berlangsung pada tanggal 16 Maret 2015, pukul 08.00 WIB. Diklat ini dibuka oleh Kepala Badan Informasi Geospasial (BIG), Dr. Priyadi Kardono, M.Sc., dihadiri oleh Kepala Pusat Penelitian, Promosi dan Kerja Sama, Dr. Ir. Wiwin Ambarwulan, M.Sc., Pejabat Struktural di lingkungan Balai Diklat Geospasial BIG, para Widyaiswara, Panitia dan para peserta diklat.

Diklat SIG Tingkat Dasar diselenggarakan pada tanggal 16 sampai dengan 27 Maret 2015 setara dengan 84 Jam Pelajaran (JPL), 1 JPL = 45 menit, pendanaannya melalui Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) diikuti oleh 31 peserta dengan rincian sebagai berikut:
  • KOTA BUKITTUNGGI : 10 ORANG
  • KABUPATEN KONAWE UTARA : 7 ORANG
  • KABUPATEN GUNUNG MAS : 5 ORANG
  • BAPPEDA KOTA AMBON : 2 ORANG

 
Design by PT. SCS TRAYA MAHADANA | Design by PT. SCS TRAYA MAHADANA |